0812-8510-9081 revonilediwanto@gmail.com

Jaminan Pelaksanaan Surety Bond Tanpa Agunan |Jaminan Proyek Konstruksi Dan Pengadaan. |Jaminan Pelaksanaan Bank Garansi 

Garansi bank adalah jaminan tertulis yang di keluarkan atau  di berikan oleh pihak bank kepada nasabahnya. Dalam hal ini pihak bank berperan sebagai pemberi jaminan, sedangkan nasabah menjadi pihak terjaminnya. Fasilitas jaminan bank adalah segala bentuk jenis pernyataan bank yang di berikan dalam bentuk jaminan. Jaminan Pelaksanaan Surety Bond

Jaminan Surety Bond adalah suatu bentuk perjanjian antara dua pihak,,dimana pihak yang satu ialah Pemberi Jaminan (Surety) yang memberi jaminan untuk Pihak Kedua yaitu Principal (Penyedia Jasa) untuk kepentingan  Oblegee (Pemilik Proyek), bahwa apabila pihak yang di jamin (Principal) yang oleh karena lalai atau gagal melaksanakan kewajibannya menyelesaikan pekerjaan yang di janjikan kepada Oblegee, maka Pihak Surety sebagai penjamin akan menggantikan kedudukan pihak yang di jamin untuk membayar ganti rugi maksimal sampai dengan batas jumlah jaminan yang di berikan Surety.

Pihak Penjamin |Jaminan Pelaksanaan Bank Garansi |Jaminan Pelaksanaan Surety Bond

Dalam hal ini pihak penjamin adalah bank, di mana bank lah yangakan menerbitkan sebuah jaminan kepada nasabahnya yangmemiliki sebuah kepentingan terhadappihak lainnya

  1. Pihak Terjamin

nasabah yang mengajukan dan membuat sebuah permohonan jaminan kepada pihak bank, di mana nasabah tersebut akan meminta penerbitan sebuah jaminan bank untuk kepentingan perjanjiannya dengan pihak lain.

  1. Pihak Penerima Jaminan

pihak ketiga yang akan menerima jaminan dari pihakbank karena adanya sebuah perjanjian.memiliki hak untuk menerima jaminan atas wanprestasi yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi  dengan pihak terjamin,Untuk menerbitkan garansi bank, pihak terjamin (nasabah) harus memiliki simpanan pada bank pemberi jaminan, biasanya simpanan ini bisa berupa deposito ataupun simpanan giro yang jumlahnya setidaknya harus sama dengan jumlah uang jaminan yang akan terbit.adapun jenis jaminan yang ditawarkan oleh bank antara lain adalah:

  • jaminan uang muka/Advance PaymentBond, ini adalah sebuah jaminan yangdiberikan oleh bank ataspembayaran sejumlah uang muka setelah memenangkan sebuah proyek.
  • jaminan pelaksanaan/Performance Bond, yaitu sebuah jaminan bank atas pelaksanaan sebuah proyek.
  • jaminanpemeliharaan/RetentionBond, merupakan sebuah jaminan atas pemeliharaan proyek setelah selesai di laksanakan.
  • JaminanPembayaran/PaymentBond adalah jaminankepada Penjual apabila Pembeli tidak melakukan pembayaran sejumlah nilai dalamwaktu yangditentukan sesuai kontrak yangdisepakati antara Penjual dan Pembeli.
Baca Juga :   Jasa Bank Garansi |Jasa Surety Bond Di Jakarta

Perbedaan Surety Bond dan Bank Garansi

(Bank Guarantee) dan Surety Bonds sama-sama bertujuan untuk melindungi pihak-pihak yang terlibat dalam sebuah kontrak bisnis. Namun, secara teoritis, sebenarnya ada perbedaan yang sangat besar antara keduanya. Bank Garansi, sebagaimana L/C, merupakan salah satu cara untuk melakukan transfer payment. Sedangkan Surety Bond termasuk salah satu jenis asuransi untuk perlindungan dari risiko wanprestasi kontrak.

Bank Garansi (Bank Guarantee)

menjamin realisasi transfer uang sesuai perjanjian dari pembeli kepada penjual. Daripada mengirim pembayaran langsung kepada penjual, pembeli akan membuat Bank Garansi dan mengirimkannya kepada penjual. Setelah kontrak selesai dan barang di kirimkan, penjual akan memberikan Bank Garansi kepada bank untuk menerima pembayarannya.

Mengapa penjual dan pembeli memilih untuk melakukan pembayaran via Bank Garansi? Sebuah kontrak biasanya mengharuskan pembayaran beberapa tahap, atau pembayaran justru baru akan di berikan setelah kontrak berakhir. Untuk memastikan bahwa pembeli dapat membayar secara keseluruhan, maka pembeli dapat menyimpan uangnya ke bank untuk diberikan kepada penjual sesuai perjanjian. Bagi penjual, Bank Garansi di anggap lebih kredibel daripada perjanjian komersil biasa yang hanya melibatkan dua pihak.

Surety Bond

Sebagai salah satu jenis asuransi, Surety Bond di rancang untuk melindungi salah satu pihak dari risiko wanprestasi. Contohnya, jika sebuah yayasan mengontrak perusahaan kontraktor untuk merenovasi sekolah. Untuk memastikan perusahaan kontraktor itu melaksanakan tugasnya sesuai kontrak, maka yayasan dapat memintanya untuk membeli Surety Bond. Seandainya kontraktor memang gagal memenuhi kontrak, maka yayasan dapat meminta kompensasi kepada lembaga penjaminan. Sebaliknya, kontraktor juga bisa meminta Surety Bond untuk mencegah kemungkinan pihak yayasan mangkir bayar setelah kontrak terpenuhi.

Dari kedua pembahasan tersebut, dapat di simpulkan bahwa Bank Garansi dan Surety Bond memiliki fungsi berbeda bagi pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak bisnis. Namun, banyak pihak saat ini menyamakan Surety Bond dan Bank Garansi. Beragam pilihan produknya lazim diterbitkan oleh perbankan, perusahaan asuransi, dan lembaga penjaminan yang bekerjasama dengan perbankan.

Baca Juga :   Jasa Bank Garansi SP2D Di Bekasi |jasa surety bond SP2D Proses Cepat

 

Telepon
Whatsapp